Rabu, 21 September 2011

RENCANA PELAKSANAAN PELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan           : SMP Negeri 4 Depok
Mata Pelajaran                : Matematika
Kelas/Semester                : VIII/1
Alokasi Waktu                  : 4 x 40 menit (2 x pertemuan)

A.      Standar Kompetensi
1.      Memahami bentuk aljabar. relasi, fungsi dan persamaan    garis lurus
B.       Kompetensi Dasar
1.2 Menguraikan bentuk aljabar kedalam faktor- faktornya
C.      Indikator
1.2.1   Menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan    menggunakan sifat distributif
1.2.2   Menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan selisih  kuadrat
1.2.3   Mengubah bentuk aljabar kedalam faktor-faktornya
D.      Tujuan Pembelajaran
1.   Peserta didik dapat memfaktorkan bentuk aljabar dengan menggunakan sifat distributif
2.   Peserta didik dapat memfaktorkan bentuk aljabar yang berbentuk selisih   kuadrat
3.   Peserta didik dapat mengubah suku-suku aljabar kedalam bentuk faktor-faktornya.

E.        Materi Ajar
1.   Pemfaktoran dengan sifat distributif
Pada bagian ini, akan dipelajari cara-cara memfaktorkan suatu bentuk aljabar dengan menggunakan sifat distributif. Dengan sifat ini, bentuk aljabar ax + ay dapat difaktorkan menjadi a(x + y), di mana a adalah faktor persekutuan dari ax dan ay.
Contoh.
Faktorkan bentuk-bentuk aljabar berikut.
a. 5ab + 10b
b. 2x – 8x2y
Penyelesaiannya:
a.       5ab + 10b
Faktor persekutuan dari 5 dan 10 adalah 5.
Faktor persekutuan dari ab dan b adalah b.
Jadi, 5ab + 10b difaktorkan menjadi 5b(a+2)
b.      2x – 8x2y
Faktor persekutuan dari 2 dan -8 adalah 2.
Faktor persekutuan dari x dan x2y adalah x.
Jadi, 2x – 8x2y = 2x(1- 4xy)
2. Selisih  Kuadrat
Perhatikan bentuk perkalian (a + b)(a – b). Bentuk ini dapat ditulis
 (a + b)(a – b) = a2 – ab + ab – b2 = a2 – b2.
Jadi, bentuk a2 – b2 dapat dinyatakan dalam bentuk perkalian (a + b) (a – b).
a2 – b2 = (a + b)(a – b). Bentuk a2 – b2 disebut selisih  kuadrat
Faktorkan bentuk-bentuk berikut.
a. p2 – 4
b. 25x2 – y2
c. 16 m2 – 9n2
d. 20p2 – 5q2
Jawab:
a. p2 – 4 = (p + 2)(p – 2)
b. 25x2 – y2 = (5x + y)(5x – y)
c. 16m2 – 9n2 = (4m + 3n)(4m – 3n)
d. 20p2 – 5q2 = 5(4p2 – q2) = 5(2p + q)(2p – q)
3.      Pemfaktoran bentuk aljabar.
Pemfaktoran atau faktorisasi bentuk aljabar adalah menyatakan bentuk penjumlahan menjadi suatu bentuk perkalian dari bentuk aljabar tersebut. faktorisasi dari beberapa bentuk aljabar diantaranya adalah:
a.      Bentuk ax2 + bx + c dengan a = 1
Perhatikan perkalian suku dua berikut. (x + p)(x + q) = x2 + qx + px + pq
= x2 + (p + q)x + pq. Jadi, bentuk x2 + (p + q) x + pq dapat difaktorkan menjadi (x + p) (x + q). Misalkan, x2 + (p + q) x + pq = ax2 + bx + c sehingga a = 1, b = p + q, dan c = pq. Dari pemisalan tersebut, dapat dilihat bahwa p dan q merupakan faktor dari c. Jika p dan q dijumlahkan, hasilnya adalah b. Dengan demikian untuk memfaktorkan bentuk ax2 + bx + c dengan a = 1, tentukan dua bilangan yang merupakan faktor dari c dan apabila kedua bilangan tersebut dijumlahkan, hasilnya sama dengan b.
Contoh.
Faktorkanlah bentuk-bentuk berikut.
a. x2 + 5x + 6
 b. x2 + 2x – 8
Jawab:
a. x2 + 5x + 6 = (x + …) (x + …)
Misalkan, x2 + 5x + 6 = ax2 + bx + c, diperoleh a = 1, b = 5, dan
c = 6. Untuk mengisi titik-titik, tentukan dua bilangan yang merupakan faktor dari 6 dan apabila kedua bilangan tersebut dijumlahkan, hasilnya sama dengan 5. Faktor dari 6 adalah 6 dan 1 atau 2 dan 3, yang memenuhi syarat adalah 2 dan 3 karena 2 + 3 = 5 dan 2 x 3 = 6.
Jadi, x2 + 5x + 6 = (x + 2) (x + 3)
b. x2 + 2x – 8 = (x + …) (x + …)
Dengan cara seperti pada (a), diperoleh a = 1, b = 2, dan c = –8.
Faktor dari 8 adalah 1, 2, 4, dan 8. Oleh karena c = –8, salah satu dari
dua bilangan yang dicari pastilah bernilai negatif. Dengan demikian, dua bilangan yang memenuhi syarat adalah –2 dan 4, karena –2 × 4 = –8 dan –2 + 4 = 2.
Jadi, x2 + 2x – 8 = (x + (–2)) (x + 4) = (x – 2) (x + 4)
b.      Bentuk ax2 + bx + c dengan a 1, a 0
Perhatikan perkalian suku dua berikut.(x + 3) (2x + 1) = 2x2 + x + 6x + 3
= 2x2 + 7x + 3 Dengan kata lain, bentuk 2x2 + 7x + 3 difaktorkan menjadi (x + 3) (2x + 1). Adapun cara memfaktorkan 2x2 + 7x + 3 adalah dengan membalikkan tahapan perkalian suku dua di atas.
2x2 + 7x + 3 = 2x2 + (x + 6 x) +3  ( Uraikan 7x menjadi penjumlahan dua
= (2x2 + x) + (6x + 3)                    suku yaitu pilih ( x + 6x ) )
= x(2x + 1) + 3(2x + 1)               Faktorkan menggunakan sifat distributif
= (x + 3)(2x+1)
Dari uraian tersebut dapat kamu ketahui cara memfaktorkan bentuk
ax2 + bx + c dengan a ≠ 1 sebagai berikut.
1) Uraikan bx menjadi penjumlahan dua suku yang apabila kedua suku
tersebut dikalikan hasilnya sama dengan (ax2)(c).
2) Faktorkan bentuk yang diperoleh menggunakan sifat distributif
Contoh.
Faktorkan bentuk-bentuk berikut.
a.       2x2 + 11x + 12
b.       6x2 + 16x + 18
Jawab.
a. 2x2 + 11x + 12 = 2x2 + 3x + 8x + 12
= (2x2 + 3x) + (8x + 12)
= x(2x + 3) + 4(2x + 3)
= (x + 4)(2x + 3)
Jadi, 2x2 + 11x + 12 = (x + 4)(2x + 3).
b. 6x2 + 16x + 8    = 6x2 + 4x + 12x + 8
= (6x2 + 4x) + (12x + 8)
= 2x(3x + 2) + 4(3x + 2)
= (2x + 4)(3x + 2)
Jadi, 6x2 + 16x + 8 = (2x + 4)(3x +2)
F.     Metode Pembelajaran
Ekspositori dan pemberian tugas
G.    Langkah – langkah kegiatan pembelajaran
Pertemuan ke-1
Tujuan: - Menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan  menggunakan  sifat distributif.
-  Menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan selisih dua kuadrat.
                        I.          Kegiatan Awal
1.      Apersepsi : Mengingat kembali pengertian variabel, koefisien dan konstanta serta suku pada bentuk aljabar.
2.      Motivasi   : Memotivasi peserta didik dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini yaitu Aljabar adalah suatu bentuk matematika yang dapat mempermudah masalah-masalah yang dijabarkan dalam bentuk aljabar
                II.          Kegiatan Inti
1.    Peserta didik diberikan stimulus materi oleh pendidik mengenai cara menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan  menggunakan  sifat distributif dan menentukan faktor-faktor suku aljabar dengan selisih dua kuadrat.  kemudian antara peserta didik dan pendidik mendiskusikan materi tersebut.
2.        Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok
3.        Masing-masing kelompok diberi tugas untuk menyelesaikan lembar kegiatan siswa I yang berupa latihan soal dengan bimbingan guru.
4.        Tiap kelompok menuliskan hasil kerjanya dipapan tulis, kelompok lain memberi tanggapan dan guru memberikan klarifikasi jika terjadi kesalahan.
5.        Setelah semua kelompok menyampaikan hasil kerjanya, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya apabila ada yang belum jelas.
             III.          Penutup
1.         Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari.
2.         Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal “Uji Kompetensi” dalam buku BSE yang belum terselesaikan/dibahas di kelas.

Pertemuan Ke-2
Tujuan : Mengubah suku-suku aljabar kedalam bentuk faktor-faktornya.
              I.          Kegiatan Awal
1.    Apersepsi: Mengingat kembali bahwa faktorisasi prima dari suatu bilangan adalah perkalian faktor-faktor prima dari bilangan tersebut.
2.    Motivasi: Peserta didik diberikan penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini yaitu peserta didik dapat  menentukan faktor-faktor suku aljabar untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.
           II.          Kegiatan inti
1.      Peserta didik diberikan stimulus materi oleh pendidik mengenai cara mengenai menguraikan bentuk aljabar ke dalam faktor-faktornya (memfaktorkan bentuk aljabar) (Bahan: buku BSE, yaitu buku Matematika Konsep dan Aplikasinya SMP Kelas VIII Semester 1, karangan Dewi  Nuharini dan  Tri Wahyuni hal. 4-23 Peserta didik dan pendidik secara bersama-sama membahas contoh dalam buku BSE pada hal. 19-20 mengenai cara memfaktorkan bentuk , jika , dan hal. 22-23 mengenai cara memfaktorkan bentuk  jika .
2.   Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok
3.   Masing-masing kelompok diberi tugas untuk menyelesaikan lembar kegiatan siswa  II dengan bimbingan guru.
4.   Tiap kelompok menuliskan hasil kerjanya dipapan tulis, kelompok lain memberi tanggapan dan guru memberikan klarifikasi jika terjadi kesalahan.
5.   Setelah semua kelompok menyampaikan hasil kerjanya, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya apabila ada yang belum jelas.

                         III.            Penutup
1.      Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari.
2.      Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal “Uji Kompetensi” dalam buku BSE yang belum terselesaikan/dibahas di kelas.

H.    Sumber belajar
BSE: Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasinya 2. Depdiknas. Jakarta

I.       Penilaian
Teknik                         : Tugas individu
Bentuk Instrumen       : uraian singkat
Instrumen                    :          
1.      Faktorkan bentuk-bentuk aljabar berikut :
b.       –15p2q2 + 10pq 
c.      
d.    x2 + 3x
e.     a2 + ab
f.      pq2r3 + 2p2qr + 3pqr

2.      Faktorkan bentuk-bentuk aljabar berikut :
a. x2 – 49
b. 4x2 – y2
c.  2r4 – 8
d. p4 – q4
e.  64m2 – 81n2
3.      Faktorkan bentuk-bentuk aljabar berikut :
a. x2+ 4x - 12
b. x2 + 8x + 15
c.  x2 – 3x - 4
d. x2 + 3x + 2
e.  x2 + 3x - 10
4.      Faktorkan bentuk-bentuk aljabar berikut :
a. 6x2 + 14x + 4
b. -3x2 + 17x - 10
c.  30x2 + 8x - 6
d. 2x2 +20x +32
e.  3x2 – 20x +32



 
LEMBAR KERJA  SISWA
(LKS 1)

Nama               : .................................................................
Hari/Tgl           : .................................................................
Diskusikan dan kerjakan bersama teman kelompok belajarmu.
Tujuan: - Peserta didik dapat memfaktorkan bentuk aljabar dengan menggunakan sifat distributif
-  Peserta didik dapat memfaktorkan bentuk aljabar yang berbentuk selisih   kuadrat
a.         Faktorisasi Bentuk Aljabar px + py = p(x + y) yaitu dengan menggunakan sifat distributif
Faktorkanlah !
a.         4x + 4              = ......(......+.......)
b.         2p + 6             = ......(......+.......)
c.         p2 – 2p             = ......(..... –.......)
d.         12xy – 6y2        = ......(..... –.......)
e.         4a2b3 – 16a3b2 = ......(..... –.......)
f.          15xy3 + 35x2y  = ......(..... +.......)
g.         3p2- 12             = ......(..... +.......)
h.         8a2 – 2b2          =......(..... +.......)
i.          15x2 – 18xy      =......(..... +.......)
j.          x4 – 3x2            =......(..... +.......)

b.        Faktorkan Bentuk aljabar Selisih kuadrat
Faktorkanlah bentuk aljabar berikut.
a.  x2 – 4          = (                   ) (                     )
b. a2 – 9b2          =(                    ) (                     )
c. 4p2 – 36       =(                    ) (                     )
d. 9x2 – 25y2    =(                    ) (                     )
e. x2 – 64         = (                   ) (                     )
f. 9y2 – 25        = (                   ) (                     )
g. 4x2 – 121     = (                   ) (                     )
h. 16x2 – y2      = (                   ) (                     )
i. a4 – 16          = (                   ) (                     )
j. x2 – 1            = (                   ) (                     )

LEMBAR KERJA  SISWA
(LKS  2)

Nama               : .................................................................
Hari/Tgl           : .................................................................
Diskusikan dan kerjakan bersama teman kelompok belajarmu.
Tujuan: Mengubah suku-suku aljabar kedalam bentuk faktor-faktornya.

Pemfaktoran bentuk aljabar : Bentuk ax2 + bx + c dengan a = 1
Faktorkanlah!
a.                  x2 + 2x + 1      =
b.                  x2 – x  - 6         =
c.                   x2 + 11x + 30  =
d.                  x2 – 7x + 10     =
e.                   x2 – x – 56       =
f.                    x2 + 8x + 15    =
g.                  x2 + 12x + 27  =
h.                  x2 + 3x – 28     =
i.                    x2 + 9x + 18    =
j.                    x2- 4x + 4        =

Pemfaktoran bentuk aljabar : Bentuk ax2 + bx + c dengan a ≠ 1
Faktorkanlah !
a.                   2x2 +  9x  +10 =
b.                  5x2 + 13x + 6  =
c.                   -3x2 + 11x – 6 =
d.                  4x2  + 11x + 6 =
e.                   12x2 + 17x + 6 =
f.                   3x2 + 14x + 15 =
g.                  8x2 +  2x   -3   =

Minggu, 13 Februari 2011

Ke Bulan Pakai Kertas

Saat itu ada orang bermimpi ke bulan dengan ,memakai kertas karton. Caranya ? Jika kertas karton itu tebalnya 1 mm maka anda hanya perlu melipat kertas tersebut 43 kali. Dengan cara itu maka lipatan anda akan sampai ke bulan. Kok bisa?

Penjelasannya adalah sebagai berikut :
Yang harus kita sepakati adalah setiap kertas yang dilipat, ketebalannya akan menjadi dua kali lipatnya. OK? Kalau tidak percaya coba saja. Karton yang tebalnya 1 mm jika dilipat maka ketebalannya menjadi 2 mm. Dengan demikian kita akan mendapati karton-karton tersebut akan menjadi sebagai berikut.
Karton semula = 1 mm
Dilipat sekali menjadi 2 mm
Dilipat 2 kali menjadi 4 mm
Dilipat 3 kali menjadi 8 mm
Dilipat 4 kali menjadi 16 mm
Dilipat 5 kali menjadi 32 mm
Dilipat 6 kali menjadi 64 mm
Dilipat 7 kali menjadi 128 mm
Dilipat 8 kali menjadi 256 mm
Dilipat 9 kali menjadi 512 mm
…….
Dan seterusnya.
Perhatikan bahwa bilangan-bilangan tersebut memenuhi 2n
Dilipat 7 kali menjadi 128 mm = 27
Dilipat 8 kali menjadi 256 mm = 28
Dilipat 9 kali menjadi 512 mm = 29
Dilipat 10 kali menjadi 1024 mm = 210
….
Dan seterusnya.
Jika dilipat 43 kali akan menjadi
243 = 8796093022208

Woow nilai 8.796.093.022.208 mm tentunya setara dengan 8.796.093 km. Tentu saja lebih besar dibandingkan jarak bumi dan bulan, yaitu 384.403 km.

Jumat, 24 Desember 2010

10 Ciri Guru Profesional


1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.
2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa  mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif,  membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi  panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga  memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik  untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan  mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya. 

Disarikan dari situs Apple for the teacher

Pythagoras

Rumus Pythagoras bisa dibuktikan sebagai berikut. Misalkan kita memiliki segitiga
siku-siku berikut :
Jikasegitiga diputar 90o searah jarum jam maka akan kita peroleh segitiga berikut (gambar putus-putus). Jika segitiga yang putus-putus ini kita geser maka kita peroleh sebagai berikut

Bentuk di atas bisa kita anggap sebagai trapesium. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut



Luas trapesium tersebut sama dengan jumlah luas tiga buah segitiga
L = 2L1 + L2
½ (a + b)(a+ b) = 2. ½ ab + ½ c2
(a + b)2 = 2ab + c2
a2 + 2ab + b2 = 2ab + c2
a2 + b2 = c2
Maka terbuktilah rumus pythagoras

Kamis, 23 Desember 2010

Sakit Adalah Ujian yang Mendatangkan Pahala


Sunnatullah
Tidak ada orang yang suka tertimpa penyakit. Siapapum pasti menghendaki agar senantiasa dalam keadaan sehat. Karena kegembiraan hati ketika sehat adalah Sunatullah.

Sebenarnya sehat dan sakit  itu sama. Sebagaimana halnya susah dan sedih, gembira dan bahagia, kaya dan miskin; semuanya merupakan ujian dari Allah SWT bagi orang yang  menerimanya. Karena manusia selalu diuji dalam hal yang ia sukai atau yang tidak disukainya. Allah SWT menjelaskan hal ini dalam firman-Nya Qs. Anbiya' ayat 35:
"Kami (Allah) akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Kepada kami jua kalian akan kembali"

"itulah ujian" kata Ibnu Abbas, "karena Allah Ta'ala akan menguji manusia dengan kesulitan dan juga kemudahan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kemiskinan, halal dan haram, ketaatan dan kedurhakaan, petunjuk dan kesesatan". Seperti dikatakan oleh Ibnu Zaid: "Allah Ta'ala akan menguji mereka dengan apa yang mereka cintai dan mereka benci. dan bagaimana cara mensyukuri apa yang mereka cintai, dan bagaimana mereka berlaku sabar menghadapi apa saja yang tidak mereka sukai".
Ibnu Jarir mengatakan; "bahwasanya cobaan-cobaan seperti tersebut di atas, yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan, agar manusia menjadi sadar akan kembali berserah diri kepada Allah, serta bertaubat atas segala dosa yang mereka perbuat."

(Abdullah bin Ali Al-Ju'aisin, Kado untuk Orang Sakit)

Selasa, 03 November 2009

Awas Bahaya Ciuman :

1. Terlalu banyak ciuman bisa menyebabkan ketagihan...
sehingga kalau sudah terlanjur sering ciuman dan kegiatan itu terhenti bisa menyebabkan kita banyak ngelamun (bengong) yang dapat menyebabkan kegilaan. Huheuheuhehe …

2. Ciuman dapat menyebabkan gigi rontok,
yaitu kalau nyium bibir istri orang yang mengakibatkan kita ditonjok....... Hajaarrr !!!......

3. Ciuman dapat menyebabkan kita bangkrut,
yaitu kalau kita malam-malam di rumah terlalu asyik ciuman, sehingga kita tidak sadar kalau ada maling lagi nguras rumah kita.